Cara memeriksa arus output Altenator


Pemeriksaan ini untuk mengetahui apakah aru keluar pada dinamo isi (alternato) sudah sesuai dengan spesifikasi.
Persiapan.
1.    Cek kondisi  Accu ( gunakan Accu yang baik)
2.    Gunakan accu yg tegangan volt nya tidak penuh atau sedikit dibawah dari 12 volt
3.    Cek tegangan drive belt
4.    Kunci kontak pada OFF
5.    Lapas Kabel MIN accu
6.     Lepas Kabel out put terminal B Dinamo isi
7.    Hubungkan AMP DC  (0 – 100 A ) secara seri antara terminal B dan kabel output yang dilepas dengan cara kabel plus AMP Mtr ke terminal B dan kabel Min AMP Mtr ke out put yg dilepas
8.    Hubungkan kebel plus volt meter (0 – 20V ) ke terminal B dan kabel MIN Volt meter ke Body
9.    Pasang alat pengukur putaran mesin (Tachometer)
Pemeriksaan
1.     Periksa apakah nilai tegangan Accu pada volt meter sama dengan tengangan Accu
2.     Apabila volt meter menunjukkan nilai 0, cek kabel dari terminal B ke Accu kemungkinan putus, fuseble link putus atau atau kabel groung lepas (kurang)
3.     Hidupkan mesin dan nyalakan semua beban (lampu, ac,wiper) secara maksimun
4.     Naikkan putaran mesin hingga 2.500 rpm dan lihat angka maksimun pada Ampmeter
(baca segera penunjukkan nilai pada ampmeter karena setelah strum accu penuh maka output akan turun)
Hasil
1.    Nilai yg ditunjukkan pada ampmeter harus lebih tinggi dari limit, apabila kurang, periksa sambungan kabel – kabel, pemasangan soket – soket, jika tidak ditemukan kelainan maka bongkar dinamo isi
Limit Arus Keluar  70% dari nilai standar (52,5 A)
2.    Dinamo isi dikatakan normal apabila mencapai nilai standar pada putaran 2500 rprm

3.    Selesai, selamat mencoba.

Catatan : Demi perbaikan blog ini baik isi maupun tampilan tolong beri comment nya sebelum pindah ke halaman lain,  terima kasih

No comments: