1.
Turunkan
tekanan bahan bakar sbb :
a.
Lepaskan sambungan kabel elektrik pompa bahan
bakar pada tanki bahan bakar

b.
Hidupkan
mesin dan biarkan mati dengan sendirinya, kemudian putar kontak (IG) pada
posisi off
c.
Lepaskan
kabel min pada battery
d.
Pasang
kembali kabel elektrik pompa bahan bakar
2.
Lepas
hose tekanan bahan bakar dari dudukannya ( hati-hati saat melepas jangan sampai
kena ciprakan bahan bakar karena kemungkinan masih ada sisa tekanan BB)

3.
Lepas
dudukan trottle body

4.
Pasang
alat pengukur tekanan BB yang telah dipersiapkan diantara dudukan pipa delivery
(Nose) dan hose tekanan BB

5.
Pasang
negatif battery
6.
Berikan
aliran listrik pada terminal penggerak pompa BB dan hidupkan pompa BB
7.
Lepas
vacuum hose dari pressure regulator dan sumbat lubang vacuum hose. Nilai standar 3,3 – 3,5 kg/cm2
8.
Ukur
Tekanan BB pada saat vacuum hose dihubungkan ke pressure regulator. Nilai
standar 2,7 kg/cm2
9.
Periksa
dan pastikan bahwa tekanan bahan bakar tidak turun pada saat melakukan
akselerasi tiba – tiba dan pastikan Nilai standar sesuai dengan poin 7,8.
10. Periksa untuk memastikan bahwa ada
tekanan BB yang kembali dengan cara menekan
hose kembali BB perlahan dengan jari pada saat melakukan ngegas tiba –tiba.
11. Apabila nilai standar tidak sesuai ,
berikut tabel pemeriksaan :
Tekanan
bahan bakar
|
Kemungkinan
penyebab kerusakan
|
Langkah
perbaikan
|
Lebih
rendah dari nilai standar
|
a.Saringan BB
tersumbat
b.Kerusakan pada
pressure regulator
c.Pompa BB rusak
|
a.
Ganti
b.Ganti
c.Ganti
|
Lebih
tinggi dari nilai standar
|
a.Kerusakan
pada pressure regulator (valve bagian dalam terjepit
b.Hose
saluran balik BB tersumbat/terjepit
|
a.
Ganti
b.Perbaiki/ganti
|
12. Matikan mesin dan periksa perubahan
penunjukan pada alat pengukur tekanan BB ( yang seharusnya tidak turun, jika
turun teliti bagaimana rata-rata penurunannya dan pastikan penyebab kerusakan
berdasarkan tabel berikut :
Tekanan
Bahan bakar
|
Kemungkinan
penyebab kerusakan
|
Langkah
perbaikan
|
Tekanan
BB turun perlahan setelah mesin dimatikan
|
Kerusakan
pada injector/kotor
|
Ganti
injektor
|
Tekanan
BB mendadak turun setelah mesin dimatikan
|
a.Pompa BB rusak/valve
terjepit
b.Pressure regulator
rusak/inner valve tidak tertutup
|
a.Ganti
pompa BB
b.Ganti
|
13. Hilangkan sisa tekanan dari dari
saluran BB
14. Pasang kembali hose tekanan BB seperti
semula
15. Selesai , selamat mencoba, jangan lupa commentnya ya thanks.
15. Selesai , selamat mencoba, jangan lupa commentnya ya thanks.
No comments:
Post a Comment